PNPM Mandiri di Purbalingga

Purbalingga – Dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) Kabupaten Purbalingga tahun 2009 mencapai Rp 43,45 miliar. Jumlah itu terdiri dari PNPM Mandiri Perdesaan Rp 36,9 miliar untuk 15 kecamatan dan PNPM Mandiri Perkotaan sebesar Rp 6,55 miliar untuk 3 kecamatan.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko M Si dalam acara lokakarya PNPM Mandiri Perkotaan Kabupaten Purbalingga tahun 2009 di Pendopo Cahyana, Rabu (10/6) sore. PNPM Mandiri perdesaan maupun perkotaan yang cukup besar itu diharapkan mampu menanggulangi permasalahan kemiskinan di Kabupaten Purbalingga.

Heru mengatakan, dana penanggulangan kemiskinan tersebut masih ditambah dengan program penyediaan air bersih sanitasi masyarakat (pamsimas) yang mencapai Rp 2,8 miliar ditambah pendampingan APBD sebesar Rp 412,5 juta. ”Jika ditotal, dana penanggulangan kemiskinan ini mencapai Rp 46,75 miliar. Selain itu ada juga program penanggulangan kemiskinan terpadu (Paket) yang mencapai Rp 3 miliar,” kata Heru.

Meski dana Paket Rp 3 Miliar itu sudah disediakan pemerintah pusat, Kabupaten Purbalingga belum dapat mengaksesnya karena belum menyediakan dana pendampingan. ”Mudah-mudahan daam APBD perubahan 2009, dana pendampingan itu sudah ada,” kata Wabup.

Wabup menambahkan, dana PNPM tersebut sangat penting dalam mengatasi persoalan kemiskinan di Purbalingga yang saat ini masih mencapai 36 persen. Wabup menjelaskan, 20.638 rumah tangga di Purbalingga masih tergolong sangat miskin. Sebanyak 35.122 rumah tangga tergolong miskin dan 47.515 rumah tangga tergolong hampir miskin.

Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Purbalingga, R Imam Wachyudi SH M.Si mengatakan, lokakarya tersebut digelar untuk menyampaikan informasi terkini dan meningkatkan konsolidasi antar berbagai pihak yang terkait dengan pelaksanaan PNPM.

Sementara itu, Konsultan Manajemen Wilayah 13 Jawa Tengah, Imam Baskoro mengatakan, dana PNPM yang cukup besar itu harus disikapi dengan bijak oleh seluruh elemen terkait. Bisa jadi, dana yang besar itu justru akan menimbulkan musibah, bukan memberi anugerah. ”Di daerah lain, terjadi kemacetan yang tinggi bahkan tumbuh kecurigaan dan konflik dalam pengelolaan dana tersebut,” kata Imam baskoro.

Imam menghimbau, Pemerintah Daerah, masyarakat serta kelompok peduli harus bisa menciptakan proses pembangunan yang partisipatif sesuai dengan tujuan penanggulangan kemiskinan terpadu itu. ”Jika masih ada komponen yang belum dilibatkan, mari pada tahun ini kita optimalkan,” pinta Imam.

(Sumber  purbalinggakab.go.id)

Tentang hobi gratis

blog ini dibuat sekedar untuk mencurahkan isi hatiku yang paling dalam dan sedikit share pengetahuan yang memang pas-pasan untuk diketahu bersama. sebagai seorang insan yang menyadari bahwa di dunia ini tidak ada satupun orang yang bisa hidup sendiri, maka kupersembahkan semua gratis disini
Pos ini dipublikasikan di Purbalingga Perwira dan tag , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke PNPM Mandiri di Purbalingga

  1. abi pnpm mandiri berkata:

    buat imam stioko

    kerja yang bener jangan celelean, jangan wedoan aja

    from ebi klaten fasrum 66

  2. abi pnpm mandiri berkata:

    enak ya ada cost sharing untuk pnpm perdesaan, di tempatku belum disertakan cost sharing…..

    SBY dengar gak ya, kasihan rakyat, programnya hanya sebatas mpe propinsi ja, kabupaten banyak yang mbalelo… pecat aja bupati yang begitu pak SBY

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s